Sulitkah Proses Sertifikasi ISO?

Proses sertifikasi ISO tidak terlalu sulit jika anda mendapatkan pendampingan dari konsultan iso terpercaya serperti SWBC. Organisasi perlu melewati berbagai tahap hingga berhasil memperoleh sertifikasi ISO.  Organisasi perlu memahami apa saja yang perlu mereka persiapkan dalam menjalankan berbagai tahap yang disyaratkan oleh Badan Sertifikasi.

Tahapan Proses Sertifikasi ISO

ISO adalah suatu asosiasi global yang terdiri dari berbagai badan standardisasi nasional dari penjuru dunia untuk menetapkan standar-standar industrial dan komersial dunia. Asosiasi ini yang kemudian menetapkan standar yang menjadi salah satu persyaratan hukum berbagai kegiatan organisasi.

Konsultan ISO berperan dalam mendukung kelancaran proses sertifikasi ISO yang organisasi laksanakan. Konsultan akan melakukan pengembangan dan aplikasi dari sistem manajemen yang nantinya akan Badan Sertifikasi terbitkan sertifikasinya.

Penilaian Awal

Tahapan awal yang perlu organisasi lakukan dengan konsultan adalah penilaian awal. Penilaian proses dan prosedur organisasi ini perlu agar kedua pihak mengetahui gap atau perbedaan yang ada dengan persyaratan sertifikasi ISO. Hal ini adalah agar organisasi dapat melengkapi seluruh persyaratan sebelum tahap selanjutnya.

Organisasi dan konsultan perlu menentukan tim kerja yang akan bertanggung jawab dalam membentuk sistem manajemen dalam organisasi. Tim kerja nantinya akan berkoordinasi dengan tim konsultan dalam membentuk proses bisnis.

Tim ini akan mendapatkan pelatihan dan pemahaman dari tim konsultan sehingga mampu melengkapi berbagai persyaratan dan mencapai tujuan dari penerapan sistem manajemen dalam organisasi.

Pelatihan dan Arahan

Dengan pelatihan dan arahan dari konsultan, tim kerja akan membentuk struktur dokumen dan melengkapi dokumen untuk memenuhi persyaratan sertifikasi. Dokumen tersebut dapat berupa manual, prosedur, instruksi kerja, formulir dan dokumen lainnya.

pelatihan proses sertifikasi ISO

Setelah seluruh dokumen lengkap sesuai dengan persyaratan, organisasi perlu mengimplementasikan sistem manajemen sesuai dokumen yang telah dilengkapi. Selama proses ini berlangsung, organisasi perlu mencatat kelangsungan selama proses implementasi berjalan, sehingga dapat menjadi poin evaluasi bagi pihak internal manajemen.

Audit Internal

Sebelum proses audit oleh Badan Sertifikasi, perlu adanya proses audit internal oleh manajemen organisasi. Manajemen perlu melakukan tinjauan penerapan sistem manajemen yang sesuai dengan arahan dan pelatihan dari pihak konsultan.

Evaluasi oleh internal manajemen perlu melalui implementasi kembali dalam sistem manajemen yang terbentuk.

Pihak internal maupun konsultan perlu memiliki pemahaman yang sama tentang penerapan sistem manajemen organisasi agar dapat sesuai dengan persyaratan yang telah Badan Sertifikasi terapkan.

Pengajuan Sertifikasi

Organisasi nantinya akan mengajukan proses sertifikasi kepada Badan Sertifikasi pilihan manajemen. Badan Sertifikasi akan melakukan serangkaian tahapan, hingga organisasi berhasil meraih sertifikasi ISO.

pengajuan proses sertifikasi ISO

Tahapan tersebut mulai dari pendaftaran, tinjauan kelengkapan dokumen, tahap audit pertama, tahap audit kedua, verifikasi hasil audit dan perolehan sertifikasi.

Pemeliharaan sistem Manajemen

Setelah organisasi memperoleh sertifikasi ISO, organisasi perlu melakukan pemeliharaan atas penerapan sistem manajemen. Hal ini adalah agar proses pengawasan oleh Badan Sertifikasi dapat berjalan dengan baik. Badan Sertifikasi akan melakukan pengawasan atau surveillance audit setiap tahun untuk memastikan pelaksanaan proses sistem manajemen organisasi.

Proses audit tidak serumit tahap audit untuk sertifikasi. Proses ini hanya untuk melihat proses inti dan sebagian organisasi sehingga periode audit dapat berlangsung lebih singkat.

Re-sertifikasi di tahun ke 3

Di tahun ketiga organisasi meraih sertifikasi ISO, Badan Sertifikasi akan melakukan audit re-sertifikasi untuk memeriksa kembali kesesuaian penerapan sistem manajemen sesuai persyaratan.

proses sertifikasi ISO re-sertifikasi

Sertifikasi ISO yang organisasi terima berlaku untuk 3 tahun, sehingga proses audit re-sertifikasi akan terus dilakukan oleh Badan Sertifikasi sebelumnya maupun Badan Sertifikasi lainnya.

Ilham memulai karirnya di Kantor Akuntan Publik lokal dan kemudian melanjutkan bekerja di ErnstYoung yang merupakan salah satu Kantor Akuntan 4 Besar. Dengan pengalaman dan latar belakang pendidikan, saat ini beliau memegang gelar “Akuntan Publik” (CPA) dari Institut Akuntan Publik Indonesia; “ASEAN Chartered Professional Accountant” (ACPA) dari Komite Koordinasi Akuntan Profesional ASEAN Chartered (ACPACC); Chartered Accountant (CA) dari Institute of Indonesia Chartered Accountants. Saat ini Ilham juga memiliki Sertifikasi Profesi untuk Pajak atau “Konsultan Pajak Bersertifikat dari Asosiasi Konsultan Pajak Indonesia.

LinkedIn
Facebook
Instagram
YouTube
Open chat
1
Bagaimana kami dapat membantu Anda?