7 Manfaat ISO Untuk Perusahaan Anda

Apa sebenarnya manfaat ISO untuk perusahaan anda. Di artikel ini konsultan ISO ShineWing BRIO Consulting akan memaparkan penjelasan mendalam tentang manfaat ISO yang sesungguhnya bagi perusahaan.

Istilah ISO mungkin sering terpampang pada perusahaan-perusahaan besar, namun apa yang telah Anda ketahui tentang ISO dan seberapa besar manfaatnya untuk mendukung eksistensi perusahaan?

Kualitas dari suatu perusahaan dapat menyakinkan khalayak umum apabila standar baku mutunya terpenuhi.

Pada tingkat nasional, standarisasi yang sering kita dengar dan umum adalah SNI (Standar Nasional Indonesia), sedangkan pada tingkat internasional lebih kita kenal dengan ISO (International Oraganization of Standardization).

Mengenal ISO

Pengertian ISO apabila kita tinjau dari segi organisasi merupakan suatu organisasi keanggotaan  internasional non-pemerintah yang bersifat independen dan sukarela yang berkecimpung dalam pembuat Standar Internasional.

Lahirnya ISO ini berawal dari tahun 1946 saat delegasi dari 25 negara bertemu di Civil Engeneering, London untuk membahas keputusan adanya organisasi internasional baru yang bertujuan untuk memfasilitasi koordinasi dan penyatuan standar industri berskala internasional.

Sejak tahun 1947, ISO sebagai organisasi baru telah merilis 19.500 Standar Internasional yang mencakup hampir semua aspek mengenai teknologi dan manufaktur.

Hingga saat ini ISO telah memiliki aggota yang berasal dari 162 negara dan 3.368 badan teknis yang bertanggung jawab mengurus Pengembangan Standar dengan mempekerjakan lebih dari 150 orang.

Perusahaan Yang Membutuhkan Sertifikasi ISO

Standarisasi internasional merupakan suatu kewajiban bagi perusahaan dalam sektor industri tertentu agar barang dan jasa yang dihasilkan memenuhi suatu standar yang telah disepakati oleh pihak yang berperan dalam sektor tersebut.

Pihak-pihak tersebut dapat berupa produsen, konsumen, dan juga pihak pemerintah yang menyepakati spesifikasi layak atau tidaknya kriteria barang, sarana produksi, dan jasa.

Dengan memperhatikan tujuan umum penyusunan ISO adalah untuk memberikan layanan perdagangan, pertukaran, dan alih teknologi melalui peningkatan mutu dan kesesuaian produksi, peningkatan kesehatan, serta keamanan dan perlindungan lingkungan.

Maka dari itu berbagai sektor industri atau perusahaan barang dan jasa sepatutnya memenuhi standar mutu dari ISO, yang mana standar tersebut akan terus berkembang untuk kepentingan sektor kegiatan industri di masa mendatang.

Penerapan ISO dalam berbagai perusahaan teknologi misalnya adalah bidang infomasi dan telekomunikasi, tekstil, pengemasan, distribusi barang, pembangkit energi, dan masih banyak lagi.

Jenis Sertifikasi ISO

Sertifikasi ISO dengan tujuan di atas menjadi suatu alat untuk mengarahkan dan mengendalikan perusahaan dalam mencapai tujuan dan target yang kita inginkan.

Sehingga ISO sebagai Produk Standar terdiri atas dua jenis yaitu produk standar yang berkaitan dengan manajemen dan non-manajemen (teknisi).

  • Produk standar ISO mengenai sistem manajemen
  • ISO 9001       : standar sistem manajemen mutu
  • Standar ISO 14001     : standar sistem manajemen lingkungan
  • ISO 22000     : standar sistem manajemen keamanan pangan
  • Standar ISO 27001     : standar sistem manajemen keamanan informasi

Produk Standar ISO Non-Manajemen

  • ISO 216         : standar ukuran kertas
  • Standar ISO 5775       : standar roda sepeda
  • ISO 7810       : standar ukuran kartu
  • Standar ISO 8573-2   : standar test kandungan aerosol

Manfaat ISO Untuk Perusahaan

Standar ISO sebagai patokan baku mutu secara internasional banyak organisasi adopsi untuk menjadi pedoman dasar nasional oleh negara.

manfaat ISO untuk kinerja organisasi

Standarisasi ISO yang telah mengalami beberapa revisi tersebut juga secara luas diterapkan oleh perusahaan-perusahaan besar hingga saat ini. Perubahan ini memberikan manfaat ISO yang lebih baik lagi dan memberikan jaminan seperti berikut:  

1. Manfaat ISO Memenuhi Regulasi Pemerintah

Standar produksi barang dan layanan jasa di suatu negara selalu menjadi pedoman dasar, seperti SNI jika di Indonesia. Sedangkan standar yang organisasi atau perusahaan terapkan untuk kualitas manajemen dan organisasi adalah ISO.

Perusahaan atau organisasi yang menerapkan standar ISO secara tidak langsung telah memenuhi regulasi yang ada di negara tempatnya bernaung. Hal ini karena proses operasionalnya berjalan mengikuti pedoman baku yang ada. Selain itu perusahaan juga terdaftar pada lembaga sertifikasi dan terdapat proses audit secara berkala.

2. Manfaat ISO Meningkatkan Kinerja Organisasi

Suatu perusahaan atau organisasi yang memiliki sertifikasi ISO dapat memberikan motivasi progresif kepada karyawan yang bekerja.

Motivasi tersebut berupa keinginan kuat untuk mempertahankan mutu dan organisasi perusahaan selama bekerja yang sejalan dengan pedoman ISO. Sehingga dapat memunculkan suatu acuan kinerja organisasi seperti karyawan bekerja dengan hati-hati dan teliti agar dapat menghindari kesalahan.

3. Manfaat ISO Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan

Kepuasan dan kepercayaan pelanggan dapat terbukti ketika terjadi pembelian atau penggunaan jasa secara berulang. Untuk mendapatkan hal tersebut di sebuah perusahaan atau organisasi, maka pemberian jaminan mutu yang konsisten dapat menjadi jalan keluar.

manfaat ISO meningkatkan kepercayaan pelanggan

Aplikasi sertifikasi ISO pada suatu perusahaan dapat menjadi penguat kepercayaan pelanggan karena customer mempercayakan kebutuhan mereka pada lembaga yang bersertifikasi. Apabila terjadi masalah pada perusahaan atau organisasi tersebut dapat kita telusuri dengan mudah. 

4. Meminimalkan Pekerjaan Berulang

Perusahaan atau organisasi yang menggunakan standar ISO memiliki makna bahwa operasional yang terjadi adalah konsisten dan tidak asal-asal an. Karyawan yang melakukan produksi atau memberikan layanan jasa memiliki persepsi atau kesepemahan yang sama dan sesuai dengan panduan dasar. Sehingga kesalahan yang timbul dapat kita hindari atau bahkan 0, pada akhirnya pengulangan pekerjaan karena error sangat jarang terjadi.

5. Menurunkan Poduk Gagal

Pada poin sebelumnya kami bahas mengenai manfaat standar ISO dalam meminimalkan pekerjaan berulang. Ketika muncul pekerjaan berulang maka itu adalah akibat dari tidak terpenuhinya kepatuhan akan pedoman dasar sehingga hasil pekerjaan tidak lolos quality control.

manfaat ISO mengurangi produk gagal

Sebaliknya dengan aplikasi standar ISO yang tepat dan seluruh elemen perusahaan dan organisasi memahaminya maka hasil pekerjaan akan lebih akurat. Di sini manfaat ISO adalah membuat jumlah produk gagal yang terjadi menurun.

6. Meningkatkan Peluang Pasar Global

Suatu perusahaan atau organisasi yang telah tersertifikasi memberikan kepercayaan yang besar kepada pelanggan baru untuk menggunakan produk atau layanan yang ada, terutama kepada pelanggan yang berencana untuk membuka pasar baru.

Dengan penggunaan standar internasional ISO dan sertifikasi, peluang perluasan produk dan jasa hingga ke pasar global semakin mudah. Selain karena kualitas yang tidak diragukan yaitu standar produksi yang setara secara global tidak membuat pelanggan untuk menyesuaikan kebutuhan mereka dengan konsep yang baru.

7. Jaminan Kualitas Produk dan Jasa

Standar ISO yang diterapkan dengan tepat dan dipahami oleh seluruh elemen perusahaan atau organisasi menciptakan suatu kesatuan pemahaman dalam bekerja.

Begitupun apabila pedoman-pedoman tersebut diturunkan kepada generasi selanjutnya, maka acuan kerja sesuai standar yang ada dapat terus dilakukan. Dengan begitu kualitas produk dan jasa yang dihasilkan dapat terus konsisten karena minimal pekerjaan yang tidak lolos quality control.

Kesimpulan

Standar dan sertifikasi ISO yang ada pada dasarnya adalah pedoman baku bagi perusahaan atau organisasi dengan tujuan untuk menciptakan operasional yang baik dan terjamin.

Hadirnya standar dan sertifikasi ISO dapat menjadi tumpuan bagi perusahaan atau organisasi dan sebagai jaminan kualitas kesehatan dan keselamatan lingkungan bagi pelanggan atas produk atau jasa.

Ilham memulai karirnya di Kantor Akuntan Publik lokal dan kemudian melanjutkan bekerja di ErnstYoung yang merupakan salah satu Kantor Akuntan 4 Besar. Dengan pengalaman dan latar belakang pendidikan, saat ini beliau memegang gelar “Akuntan Publik” (CPA) dari Institut Akuntan Publik Indonesia; “ASEAN Chartered Professional Accountant” (ACPA) dari Komite Koordinasi Akuntan Profesional ASEAN Chartered (ACPACC); Chartered Accountant (CA) dari Institute of Indonesia Chartered Accountants. Saat ini Ilham juga memiliki Sertifikasi Profesi untuk Pajak atau “Konsultan Pajak Bersertifikat dari Asosiasi Konsultan Pajak Indonesia.

LinkedIn
Facebook
Instagram
YouTube
Open chat
1
Bagaimana kami dapat membantu Anda?